IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING PENDEKATAN BUDAYA TERHADAP PEMAHAMAN PETA DAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR
Keywords:
project based learning, budaya, keterampilan sosialAbstract
Rendahnya pemahaman spasial, lemahnya keterampilan sosial siswa, serta kurangnya integrasi budaya lokal dalam pembelajaran merupakan tantangan dalam pendidikan di sekolah dasar. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model Project-Based Learning (PJBL) yang terintegrasi dengan budaya lokal Kota Depok terhadap pemahaman konsep peta dan keterampilan sosial siswa kelas IV. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain pra-eksperimen tipe one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari tujuh siswa kelas IV SDIT Tahfidz Utrujah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, observasi keterampilan sosial, rubrik penilaian proyek, lembar kerja peserta didik, dan lembar refleksi. Kegiatan pembelajaran berlangsung selama tiga pertemuan, yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan proyek peta berbasis budaya lokal, serta presentasi hasil proyek. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa pada materi peta sebesar 17,6%, yaitu dari 74 pada pretest menjadi 87 pada posttest. Selain itu, lima dari tujuh siswa mengalami peningkatan keterampilan sosial, dengan skor rata-rata naik dari 2,0 menjadi 2,6 pada skala empat. Selama pembelajaran, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengaitkan materi peta dengan unsur budaya lokal Kota Depok. Beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu dan minimnya pengetahuan awal mengenai budaya lokal, dapat diatasi melalui bimbingan guru dan penggunaan media visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PJBL berbasis budaya lokal efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep peta dan keterampilan sosial siswa. Oleh karena itu, penerapan model PJBL perlu dikembangkan lebih luas untuk memperkuat keterkaitan antara materi ajar dan konteks budaya lokal agar pembelajaran menjadi lebih relevan dan bermakna.
















