KEMAMPUAN GURU MENGELOLA TEKANAN KERJA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KUALITAS MENGAJAR DI MADRASAH IBTIDAIYAH
Keywords:
Tekanan Pekerjaan Guru, Kualitas Mengajar, Strategi CopingAbstract
Guru madrasah tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus mampu menjaga stabilitas emosional di tengah tekanan kerja yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan guru dalam mengelola tekanan pekerjaan serta serta implikasinya terhadap kualitas mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Ma’had Al-Zaytun. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi bentuk tekanan kerja yang dihadapi guru, strategi coping yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan guru yang telah memenuhi kriteria tertentu. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi tekanan kerja yang bersumber dari beban administratif, tuntutan kurikulum terpadu, ekspektasi lembaga, serta dinamika hubungan sosial. Namun, guru mampu mengelola tekanan tersebut melalui strategi personal seperti pendekatan spiritual dan manajemen waktu, serta strategi kolektif seperti dukungan sosial dan kerja tim. Kemampuan dalam mengelola tekanan ini terbukti berimplikasi positif terhadap kualitas mengajar, yang teramati melalui stabilitas emosi guru saat pembelajaran dan kejelasan penyampaian materi, sehingga berdampak pada suasana kelas yang lebih kondusif. Kemampuan guru dalam mengelola tekanan pekerjaan merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, dukungan kelembagaan dan kebijakan pendidikan yang memperhatikan kesejahteraan guru sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
















